Monday, July 16, 2012

Sastra Indonesia Kontemporer


Pengertian Sastra Kontemporer
Sastra Kontemporer adalah sastra masa kini, sastra sezaman, sastra dewasa ini. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sastra kontemporer adalah 1 sastra yang hidup pada masa kini atau sastra yang hidup dalam waktu yang sama, 2 sastra yang berusaha nergerak mendahului zamannya.
Pengertian Sastra Indonesia Kontemporer
Sastra Indonesia Kontemporer diartikan sebagai sastra yang hidup di Indonesia pada masa kini atau sastra yang hidup di Indonesia pada masa mutakhir atau sastra yang hidup di Indonesia pada zaman yang sama.

Sejarah dan Perkembangan Sastra Indonesia Kontemporer
Pembatasan sastra kontemporer hanya terjadi di Indonesia yang muncul sekitar berakhirnya Perang Dunia Kedua. Angkatan ‘45 dianggap sebagai embrio sastra kontemporer. Alasannya adalah lahirnya proklamasi dan penggunaan bahasa Indonesia serta Nasionalisme (Budi Darma, 1996:9). Tokoh-tokoh sastra kontemporer adalah Chairil Anwar, Toto Sudarto Bachtiar, Sitor Situmorang, Taufik Ismail, Gunawan Mohammad, Soebagio Sastrowardjojo dan Sutardji Calzoum Bachri.

Puisi Indonesia Kontemporer
Pengertian Puisi
Dalam Pengantar ke Arah Studi Teori Sastra, Wirjosoedarmo (1984:15) menguraikan bahwa puisi adalah karangan yang terikat (1) banyak baris dalam tiap bait (2) banyak kata dalam tiap baris (3) banyak suku kata dalam tiap baris (4) rima dan (5) irama.
Pengertian Puisi Kontemporer
Puisi kontemporer tidak hanya terikat kepada tema, tetapi juga terikat kepada struktur fisik puisi. Puisi kontemporer adalah (1) puisi yang muncul pada masa kini yang bentuk dan gayanya tidak mengikuti kaidah-kaidah puisi pada umumnya (H, Nasution, dkk, 1998)
Pengertian Puisi Indonesia Kontemporer
Puisi Indonesia Kontemporer adalah puisi Indonesia yang lahir di dalam waktu tertentu yang berbentuk dan bergaya tidak mengikuti kaidah-kaidah puisi lama pada umumnya.
Munculnya Puisi Indonesia Kontemporer di dalam Khazanah Kesusastraan Indonesia
Istilah puisi Indonesia kontemporer mulai dipopulerkan pada 1970-an. Gerakan puisi kontemporer yang melanda dunia gaungnya terdengar di Indonesia dan memberi corak terhadap kehidupan puisi Indonesia pula. Puisi Indonesia Kontemporer di dalam dunia perpuisian Indonesia dikejutkan oleh Sutardji Calzoum Bachri dengan improvisasinya yang menjadi bagian penting dari proses penciptaan puisi-puisinya.
Ciri-ciri Puisi Kontemporer
Sumardi di dalam makalahnya berjudul Mengintip Puisi Indonesia Kontemporer (dalam Dewan Kesenian Jakarta, 1979), menegaskan ciri-ciri Puisi Kontemporer sebagai berikut:
  1. Puisi yang sama sekali menolak kata sebagai media ekspresinya
  2. Puisi yang bertumpu pada simbol-simbol nonkata, dan menampilkan kata seminimal mungkin sebagai intinya.
  3. Puisi yang bebas memasukkan unsur-unsur bahasa asing atau bahasa daerah.
  4. Puisi yang memakai kata-kata supra, kata-kata konvensional yang dijungkirbalikkan dan belum dikenal masyarakat umum
  5. Puisi yang menganggap tipografi secara cermat sebagai bagian dari daya atau alat ekspresinya.
  6. Puisi yang berpijak pada bahasa inkonvensional, tetapi diberi tenaga baru dengan cara menciptakan idiom-idiom baru.
Beberapa Bentuk dari Jenis Puisi Kontemporer
  1. Puisi yang terdiri dari garis dan gambar berupa kubus segi empat.
  2. Puisi yang menggunakan simbol-simbol dengan menampilkan atau kalimat seruan yang sedikit.
  3. Puisi yang bebas memasukkan unsur-unsur bahasa asing dan bahhasa daerah.
  4. Puisi yang memakai kata-kata supra, kata-kata konvensional yang dijungkirbalikkan dan belum dikenal masyarakat umum
  5. Puisi yang menggarap tipografi secara cermat sebagai bagian daya atau alat ekspresi.
  6. Puisi yang berpijak pada bahasa konvensional, tetapi diberi tenaga baru dengan cara menciptakan idiom-idiom baru.
  7. Puisi mbeling atau puisi lagu. Puisi ini mengungkapkan hidup sosial kota-kota besar yang sering menampilkan sikap penulis yang skeptis, pesimis, anarkis, dan individualis.
  8. Puisi yang sangat memperhatikan unsur bunyi
  9. Puisi konkret atau puisi gambar dengan sepatah kata atau kalimat menyertainya. Puisi seperti ini bisanya disebut puisi rupa atau puisi seni rupa.
Cerita Pendek Indonesia Kontemporer
Pengertian Cerita Pendek
Sumardjo mengemukakan pengertian cerita pendek di dalam bukunya Catatan Kecil tentang Menulis Cerpen, adalah fiksi pendek yang selesai dibaca dalam “sekali duduk”. Cerita pendek hanya memiliki satu arti satu krisis dan saru efek untuk pembacanya. Untuk ukuran Indonesia cerpen terdiri dari 4 sampai 15 halaman folio ketik (1917:184).
Sejarah Cerita Pendek Indonesia
Di Indonesia, cerita pendek bermula pada 1930-an. Pada masa ini, tokoh yang dianggap sebagai bapak cerita pendek Indonesia adalah Muhammad Kasim, Suman Hs, Armijn Pane, dan Idrus. Pada masa 1945-1955, cerita pendek berkembang maju, cerita pendek merupakan genre sastra yang sudah dapat diperhitungkan. Pada 1960-1970, cerita pendek semakin berkembang. Beberapa penulis tumbuh dalam majalah sastra Horizon diantaranya Wildan Yatim, Umar Kayam, Budi Darma dan Wilson Nadeak.
Pengertian Cerita Pendek Indonesia Kontemporer
Cerita pendek Indonesia kontemporer adalah cerita pendek yang berisikan kehidupan manusia Indonesia yang terasing dari dunianya karena gencetan suasana metropolis, yang pemberontak, yang berada ditengah-tengah pergulatan nilai-nilai saling bertentangan yang membuktikan bahwa manusia mempunyai potensi-potensi unik.
Ciri-ciri Cerita Pendek Indonesia Kontemporer
  1. Cerita pendek Indonesia kontemporer berciri antilogika
  2. Cerita pendek Indonesia kontemporer berciri mengabaikan plot.
  3. Cerita pendek Indonesia kontemporer berciri absurd.
  4. Cerita pendek Indonesia kontemporer berciri anti tokoh.
  5. Cerita pendek Indonesia kontemporer berciri terasing atau serba kompleks.

Novel Indonesia Kontemporer
Pengertian Novel
H.B. Jassin berpengertian bahwa novel adalah cerita mengenal salah satu episode dalam kehidupan manusia, suatu kejadian yang luar biasa dalam kehidupan itu, sebuah krisis yang memungkinkan terjadinya perubahan nasib pada manusia.
Sejarah Novel Indonesia
Novel Indonesia pada awalnya muncul pada Angkatan Balai Pustaka. Contoh novelnya antara lain Siti Nurbaya, Salah Asuhan, Pertemuan Jodoh, Surapati, Apa Dayaku Karena Aku Perempuan. Tema-tema novel itu mencakup masalah politik, perkawinan, konflik sosial, konflik psikologis sesuai dengan zaman yang dialami oleh novelis.
Selanjutnya, muncul angkatan Pujangga Baru, angkatan 45, hingga angkatan 1966 yang memperkaya kesusastraan Indonesia.
Pengertian Novel Indonesia Kontemporer
Pengertian novel kontemporer secara sederhana adalah (1) novel yang hidup pada masa kini atau novel yang hidup pada waktu sama, (2) novel yang berusaha bergerak mendahului keadaan zamannya. Pengertian novel kontemporer secara luas adalah (1) novel yang menyimpang dari semua sistem penulisan fiksi yang ada selama ini atau yang bersifat konvensional, (2) novel yang menganggap masalah fisik dan batin dengan pola yang aneh tetapi suasana dan imaji yang sangat menakjubkan.
Kekuatan yang Menonjol dalan Novel Indonesia Kontemporer
Beberapa kekuatan yang menonjol dalam novel Indonesia kontemporer. Kekuatan-kekuatan itu adalah
  1. Pengaruh politik
  2. Kebudayaan
  3. Akar tradisi
  4. Pengaruh sejarah
  5. Psikolog
  6. Acuan
Ciri-ciri Novel Indonesia Kontemporer
Novel Indonesia kontemporer berciri sebagai berikut
  1. Antitokoh
  2. Antialur
  3. Bersuasana misteri atau gaib
  4. Cenderung mengungkapan transendental, sufistik
  5. Cenderung kembali ke tradisi lama atau warna lokal
Karya Sastra Indonesia Kontemporer
Contoh Puisi Indonesia Kontemporer
       Sutardji Chalzoum Bachri - Q
       Sutardji Chalzoum Bachri – Amuk
Contoh Cerita Pendek Indonesia Kontemporer
       Iwan Simatupang – Tunggu Aku di Pojok Jalan itu
       Umar Kayam – Istriku, Madame Schlitz, dan Sang Raksasa
Nukilan Novel Indonesia Kontemporer
       Linus Suryadi -  Pengakuan Pariyem
       Iwan Simatupang – Merahnya Merah

Daftar Pustaka
Purba, Antilan. 2010. Sastra Indonesia Konontemporer. Yogyakarta: GrahaIlmu.

Download Artikel Sastra Indonesia Kontemporer di sini

Baca Artikel Sastra Indonesia Lainnya:
1. Manfaat Sastra
2. Sastra Angkatan 45
3. Sastra Balai Pustaka
4. Sastra Generasi Kisah
5. Sastra Indonesia Kontemporer
6. Sastra Pujangga Baru
7. Sejarah Sastra Indonesia

2 comments:

  1. Minta izin copast untuk tugas presentasi saya :)
    Terimakasih banyak ..

    ReplyDelete
  2. minta izin copast, untuk tugas..
    terimakasih..

    ReplyDelete